Asal Usul Asal #Pohon
Di sore hari itu, terlihatlah sepasang manusia sedang
berjalan santai di Taman Heulang
.
“Sudah lama Aku tidak merasakan suasana sore hari seperti
ini.” Kata Pecong
“Ya Aku juga, biasanya sore-sore begini Aku baru pulang
sekolah. Haaa, untung libur hari ini ya.” Jawab Lina dengan senangnya.
Memang hari itu mereka sedang libur sekolah dengan alasan
sekolah mereka sedang menguji kelas 12nya
“Iya, untung saja UN ya.” Pecong bersyukur
“Iya, untung ada kelas 12 ya.” Kata Lina
“Untung ada Arie ya”
“Ha...?” Lina kebingungan
“Arie Untung.” Jawab Pecong dengan bercanda
“Hahahaha.” Mereka pun tertawa dengan tenangnya
Sore itu pulalah Pecong menanyakan sesuatu yang penting dan
dapat mengubah kehidupan mereka, negara, nusa dan bangsa. Karena pertanyaan itu
berkaitan dengan Indonesia. Atau yang lebih tepatnya tentang bahasa Indonesia yang
dipakainya.
“Kenapa ya pohon namanya pohon?” Tanya Pecong pada Lina.
Karena memang pecong terlihat sangat serius mengamati pohon
yang ada disekitarnya.
“Apa katamu?” Lina bertanya balik.
“Kenapa ya, pohon disebut pohon.” Pecong menjelaskan kembali.
“Haha, pertanyaanmu aneh sekali.” Lina menanggapi.
“Kamu ko malah tertawa si? Aku ini serius.” Pecong menseriusi
“Baiklah, baiklah. Mmhh kenapa ya? Aku tidak tau.” Lina
berusaha mencari jawaban.
“Apakah karena tupai yang memberi namanya?” Pecong nyeletuk.
“Bukan, tapi karena bahasa Indonesia” Lina sudah merasa
menemukan jawabannya.
“Bahasa? Ada apa dengannya? Aku tidak mengerti” Pecong
kebingungan.
“Yaa, coba saja kau pikir. Mungkin tanpa bahasa Indonesia
tidak ada yang namanya pohon. Adanya tree....” Lina menjawabnya dengan serius
sedikit bercanda.
“Ahhh, iya aku tau itu. Tapi kenapa bahasa Indonesia
menamakan itu Pohon. Apakah karena orang Sunda, yang poho dan memberinya huruf
n? Atau karena pohon itu dari orang Jawa karena huruf vokalnya o? Ahhh, mungkin
ahli biologi yang dapat menjawabnya. Mungkin anak SMA seperti kita, tidak akan pernah
tau jawabannya.” Pecong mengeluh.
“Ya sudah, kenapa kamu tidak menempatkan dirimu sebagai ahli
biologi saja?” tanya Lina
“Maksudmu?” Tanya pecong kebingungan.
“Kau berpikiran seperti ahli biologi, karena kita ini kan
punya organ-organ yang mereka ahlihi. Jadi seharusnya kita dapat berpikiran
seperti mereka, dengan modal diri kita sendiri.” Lina menjabarkan.
“Baiklah, Pohon. Merupakan makhluk hidup yang hidupnya tidak
bisa lari-larian dengan alasan akarnya dibawah tanah, bukan di atasnya. Pohon
menurut bahasa Rumania, yang rumahnya sudah pindah karena nia udah kuliah di
luar kota berasal dari dua kata yaitu po dan hon, po yang artinya penghasil dan
hon yang artinya oksigen, jadi pohon berarti penghasil oksigen.” Pecong bicara
panjang lebar.
“Hahaha, tapi masih belum kelihatan ahli biologinya ahhh.” Kritik Lina.
“Baiklah akan aku jelaskan....
Bersambung...
Komentar
Posting Komentar