Monday Nid Help
Now at 00.55
On Tuesday, September 27 2016
I’m back
Hari pertama sekolah lagi setelah
LDK. Dan itu sangat melelahkan, bahkan
dapat dikatan, mencapekan (WTF this word). Di pagi hari seperti biasa, gua
berangkat sekolah dengan motor gua.
Sh*t, I’m forget. Gua belum
mindahin motor. Motor gua masih ada di depan rumahnya si Fina, yang sangat
dekat dengan jalanan. It’s secure? I don’t know.
Gua udah kunci stang, gua udah pasang bannya, gua udah pernah pegang motornya. Dan yang bisa gua lakukan sekarang adalah tawakal. And hope nothing gonna
happen with my motocycle. Tawakal.
F*ck, gua kan pengen cerita dari
pagi kemarin. Kenapa malah nulis tentang motor gua. Mungkin, karena gua
teringat dengan motor gua kali ya. Kalau ga inget mah, mungkin gua lupa.
Oke, balik lagi ke pagi hari
dimana gua mau cerita tadi. Perasaan saat gua masuk kelas. It’s so weird, I
don’t know why. Rasanya tuh kaya waktu yang seharusnya libur, tapi belum selesai
waktunya and that’s feeling, ga ada semangat apapun untuk sekolah. Padahal, sebelum pagi itu. Yaitu malamnya gua teringat ada tugas PKN. Presentasi, yang
menuntut Gua, Nisfi dan Fany untuk belajar. Dan jujur, gua ga ngerti materinya.
Tapi, karena ada pelajaran
itulah. Gua termotivasi untuk semangat terus di hari senin itu. Sampai, pelajaran
PKN pun tiba. Dan…
Si Bapanya ingin kita mengoreksi
LJK UTS. Damn, I’m so glad. Gua kaga jadi presentasi. Yoooo-hoooo. Suatu
kebetulan yang menyenangkan dan menggembirakan. Thank’s pa Dadang. Youre so cool. Setelah pelajaran PKN itu
selesai, motivasi itu pun kendur. Dan alhasil saat pelajaran bahasa inggris. I
slept. Ga lama sih, Cuma saat Mr.M menjelaskan tentang….
Ga tau, gua lagi tidur saat itu.
But, so far it's a good day. Udah kaya merk kopi aja ya. Saat gua balik ke rumah, seperti biasa
tidak ada yang spesial. Cuma, entah mengapa gua merasakan lelah yang amat
sangat. Bahkan selepas shalat maghrib gua ketiduran. Sh*t, gua Cuma lagi
dengerin lagu saat itu. Dan gua ketiduran.
Sampai malemnyalah, gua dibangunin
tepat pukul 00.00. Awalnya saat gua bangun gua hanya melihat pintu kamar yang kebuka. Dan ga ada sentakkan dari Bapak gua. And gua pun tidur lagi.
Sekitar 15-18 menit, dan gua dibangunin lagi. Kali ini dengan sentakkan dari Bapak gua. Dan menyuruh gua untuk shalat isya.
But, ga tau kenapa saat terbangun gua merasa kedinginan. Dan gua pun hanya dapat minum tolak angin, gatau kenapa gua juga. Mungkin
karena gua orang pintar kali ya.
And, sekian
Wassalam
And, sekian
Wassalam
Komentar
Posting Komentar