Postingan

Bicara Sebentar

Hari ini aku terbangun di pagi yang dingin. Entah mengapa aku merasa deg-degan pagi ini. Karena pagi ini aku akan memulai kerja pertamaku di kantor yang baru. Itu berarti teman-teman baru, lingkungan kerja baru, juga bos baru. Ku awali hari ini dengan mandi, sarapan, juga berpakaian yang rapih. Dengan semangat, namun tetap dengan hati yang berdegup kencang karena akan bekerja di tempat yang baru. Itulah diriku, aku selalu mempunyai masalah saat berada di lingkungan yang baru. Di lingkungan yang belum pernah aku datangi sebelumnya.  Mungkin, ada juga orang lain yang sama sepertiku. Tapi bagiku ini suatu kekuranganku yang berusaha aku tutupi. Karena itulah saat masa sekolah kawan-kawanku memanggilku kuper, karena Aku memang tidak pandai bergaul dengan lingkungan dan kawan-kawan yang baru. Pukul 07.00 tepat aku sampai di kantor. Aku mengucapkan selamat pagi namun tidak ada yang menyambutku. Karena mereka sedang sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing. Aku pun ...

Asal Usul Asal #Pohon eps.2

“Pohon merupakan sejenis tumbuhan. Terimakasih.” Pecong menjelaskan. “Eh, ko hanya segitu.” Lina bertanya-tanya. “Habisnya aku sudah kehabisan ide. Memang akan berbeda Lin, ucapan orang yang berimajinasi dengan sang peneliti.” Kata Pecong. “Iya jelas, tapi dengan imajinas tadi. Kamu sudah mampu mengatakan hal-hal yang hampir menyamai para peneliti ko.” Kata Lina. “Iya, mungkin saat ini aku lebih suka menikmati menjadi sang imajinator. Karena memang belum saatnya aku menjadi peneliti.” Kata Pecong. “Aku setuju denganmu, tapi aku yakin para penelitipun akan menanyakan hal yang sama sepertimu.” “Apa maksudmu?” Pecong bertanya. “Mereka akan bertanya-tanya, kenapa ada pohon? Dan ditelitilah oleh mereka sehingga mereka ahli meneliti.” “Ohhh, jadi aku sudah setara dengan peneliti?” Tanya Pecong. “Bisa dikatakan begitu, namun hanya kurang penelitiannya.” “Tapi bisa jadi aku ini seorang pendeta Yunani. Yang mengatakan jika tumbuhnya pepohonan di karenaka...

Asal Usul Asal #Pohon

Di sore hari itu, terlihatlah sepasang manusia sedang berjalan santai di Taman Heulang . “Sudah lama Aku tidak merasakan suasana sore hari seperti ini.” Kata Pecong “Ya Aku juga, biasanya sore-sore begini Aku baru pulang sekolah. Haaa, untung libur hari ini ya.” Jawab Lina dengan senangnya. Memang hari itu mereka sedang libur sekolah dengan alasan sekolah mereka sedang menguji kelas 12nya “Iya, untung saja UN ya.” Pecong bersyukur “Iya, untung ada kelas 12 ya.” Kata Lina “Untung ada Arie ya” “Ha...?” Lina kebingungan “Arie Untung.” Jawab Pecong dengan bercanda “Hahahaha.” Mereka pun tertawa dengan tenangnya Sore itu pulalah Pecong menanyakan sesuatu yang penting dan dapat mengubah kehidupan mereka, negara, nusa dan bangsa. Karena pertanyaan itu berkaitan dengan Indonesia. Atau yang lebih tepatnya tentang bahasa Indonesia yang dipakainya. “Kenapa ya pohon namanya pohon?” Tanya Pecong pada Lina. Karena memang pecong terlihat sangat serius ...

Batik Day

Di hari kamis, mungkin seluruh sekolah di Indonesia mewajibkan siswanya untuk memakai seragam batik (kecuali yang fasilitasnya kurang memadai). Begitu pun dengan sekolah gua. Dan itu berarti ada sekian ribu motif batik berbeda yang dipakai oleh seluruh siswa di Indonesia. Dari mulai SD, SMP sampai SMA, atau lebih tinggi lagi. Mungkin pegawai negeri. Karena perbedaan motif batik itu, ada beberapa siswa brengsek yang menginginkan batik dari SMA lain, dan itu biasanya SMA favorit atau bisa saja itu adalah rival dari SMAnya. Gilanya yang mereka minta itu, benar-benar baju batiknya bukan motifnya ataupun robekan kainnya. Itu pernah gua rasakan, saat gua sedang meet up dengan si Firman dan Aldo. Si Firman yang sekarang di SMKN 1 dan si Aldo di SMAN 5. Gua lagi ngobrol dengan mereka di taman Heulang saat itu. Sampai datanglah seorang anak SMA yang memakai jaket jeans, mengenakan topi hitam, juga sebatang rokok yang tersundut di tangan kanannya. Tidak lupa pakai celana juga dia. “...

Pelajar Adalah...?

Gambar
Salam Pelajar adalah… Orang yang belajar, orang yang berprofesi pelajar, orang yang sedang mengenyam pendidikan, orang yang sedang tawuran di jalanan, orang yang sedang nongkrong di warung kopi, orang yang sedang bikin video mesum, orang yang sedang membentak seorang guru, orang yang hidup. Apa itu pelajar? Gua penasaran dengan definisi itu. Karena lu tau di blog gua ini, gua mengagung-agungkan pelajar. Karena gua bangga menjadi seorang pelajar #pelajartidakpernahmati. Karena kalau lu tau profesi pelajar ini tidak akan pernah abis selama manusia terus beranak pinak. Jika manusia berhenti bereproduksi. Barulah selesai, bukan hanya profesi pelajar yang abis. Mungkin generasinya juga yang akan habis. So, gua mencoba mencari tau tentang pelajar di google. Dengan hanya menulis satu kata “pelajar” lalu gua enter. Yang muncul adalah.. Ada Blog gua disitu                                   ...

Re- Presentasi

Salam Gua yakin lu pernah kesal dan ga suka dengan salah satu guru di sekolah lu. Atau mungkin lebih dari satu guru. Dan jujur gua juga pernah. Namun, bukan berarti gua benci guru itu untuk tidak dapat mengambil pelajaran dari dirinya. Cuma karena gua ga suka dengan metode mengajar dia yang monoton. Itu-itu aja setiap semester. Tidak ada metode lain. Seolah-olah dia melakukan itu. Karena memang menurut dia itu yang paling mudah dilakukan. Dan gua melihatnya agar dia dapat bersantai. Maafkan kalau gua salah, tapi gua memang seperti itu melihatnya. Kemarin, gua kebagian presentasi di mata pelajaran beliau. Asal lu tau, gua juga udah presentasi seperti itu di kelas 10. Semester satu dan dua. Dengan alat bantu yang sama, dengan coretan yang sama dan yang membedaknnya Cuma materi yang di presentasikan. Gua ga ngeluh dengan metode yang selalu sama seperti itu. Hanya saja gua merasa tidak berkembang dengan metode seperti itu. Dengan karton yang gua coret-coret, terus di tempel...

Psikolinguistik...?

Baiklah, Pukul 05.07 di hari yang Kamis Menunjukkan pukul shubuh yang guanya baru aja pulang dari masjid *bukan bermaksud ria* Sejujurnya gua pengen nulis tadi malam, tapi karena tuntutan tugas seorang pelajar yang sedang UTS dan ingin ikut LDK OSIS jadilah gua ga sempet buat nulis. Disini. Kemarin banyak kegiatan yang melelahkan, dari ngerjain soal yang susah, pergi ke kamar mandi, sampe ngerjain soal sambil pergi ke kamar mandi. But, it’s my life Dud. Selelah-lelahnya gua, ga akan selelah-lelahnya orang lelah yang lagi lelah karena lelah sambil lelah (apaansi). Oke, kemarin juga ada kumpul OSKA yang dimana Demisnya menyebutkan hal-hal yang perlu dibawa saat LDK nanti. Berangkat dari pagi di hari jum’at dan pulang di pagi sabtu. Entah, mengapa gua merasakan mental  gua yang kendur saat ada LDK ini. gua merasa lebih banyak diam padahal gua udah pernah ikut training di PII. Apa karena gua udah lama ga buat acara? Atau ada hal yang lain? Yah, memang di sekolah gua ...